Selamat: Raja Namora Dinobatkan

Kamis, 26 Juli 2007 14:48 WIB
Raja Namora Teteskan Air Mata
Panyabungan, Waspada Online

DR H Adnan Buyung Nasution SH meneteskan air mata saat dinobatkan menjadi raja dengan gelar Mangaraja Namora Nasution oleh pemangku adat Kabupaten Mandailing Natal di pendepo rumah dinas Bupati Madina di Aek Godang, Rabu (25/7) malam.

"Saya amat berterima kasih dan terharu menerima penghargaan ini, karena di usia senja saya masih dapat menghadiri adat ini," kata Bang Buyung yang sekarang sebagai anggota Wantim (Dewan Perimbangan) Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Popular dengan panggilan Bang Buyung, putra Madina kelahiran Pakantan terkenal tegar dalam memperjuangkan hak azasi manusia dan tangguh dalam pembelaan hukum. Semasa rezim Orde Baru, Bang Buyung bahkan sempat dikenakan cekal. Pada era 1970-an, dia bahkan rela mundur dari kejaksaan demi untuk menjalankan profesi sebagai pembela, khususnya bagi masyarakat tak mampu melalui Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Namun ketegaran dan ketangguhannya 'rontok' saat dinobatkan sebagai raja. "Kalau ayah, ibu dan adik saya Syamsi Buyung Nasution masih hidup,tentu mereka akan bisa hadir menyaksikan acara adat ini,karena mereka selama ini cukup mencintai tanah leluhur Mandailing ini," tutur Buyung dengan terbata-bata sambil meneteskan airmata.

"Sebenarnya saya sudah lama mengidam-idamkan berkunjung ke kampung halaman,niat itu timbul di hati saya ketika pada tahun 1993 pulang dari negeri Belanda. Niat saya untuk berziarah sekaligus bersilaturrahmi dengan keluarga di kampung halaman di Pakantan,Hutatoras dan Hutalombang. Saya berjanji akan berusaha menjalankan pesan-pesan disampaikan pemangku adat,karena sifatnya cukup mulia," tambahnya.

Sesuai Surat Keputusan Pemangku Adat Madina yang dibacakan Baginda Batang Taris Hasibuan,bang Buyung Nasution diberikan gelar adat Mangaraja Namora Sution dan isteri tercinta Tengku Sabariah diberi gelar kehormatan Namora Belanda Bulan Lubis.Kemudian untuk anaknya Muli Nasution diberikan gelar Sutan Bilang Muli dan isteri Lily Herlina bergelar Namora Ihutan Lubis.

"Saya sangat terharu menerima gelar ini, karena merupakan beban yang berat bagi saya dan keluarga," ucap Buyung. Pada kesempatan itu Buyung Nasution juga sempat menyebut, bahwa ada seorang adiknya yang dinilainya sangat pemberani. Bahkan karena keberaniannya itu Buyung Nasution menilainya sebagai pendekar. Dialah adik saya Amru Daulay, yang sekarang menjadi Bupati Madina.

Bupati Amru Daulay SH dalam kesempatan itu mengatakan, masyarakat Madina sudah cukup lama mengidam-idamkan kedatangan Bang Buyung ke Madina,karena beliau sudah mengangkat Madina. Bang Buyung merupakan potensi yang hebat dari daerah Madina . "Semoga tahun-tahun mendatang ini akan tumbuh dari Madina Buyung-Buyung yang lain," kata Amru Daulay.

Bupati menilai, kedatangan bang Buyung ke Madina juga merupakan sitawar sidingin bagi daerah itu. "Karena beliau putra terbaik Madina,dan merupakan adek saya yang paling berani terutama dalam menegakkan kebenaran di negara ini," tambahnya. Ikut hadir dalam acara dat itu,Danrem 023/KS Kolonel Inf.Adityan Warman,Bupati Tapsel Ongku P.Hasibuan,Wakapolres Tapsel,para ulama,umara,tokoh-tokoh adat,santri dan unsur terkait lainnya.

Sesuai jadwal pada hari Kamis (26/7),Adnan Buyung dan keluarga akan menghadiri peresmian dimekarkannya Pakantan menjadi salah satu kecamatan di Madina,yang akan ditandai dengan pemukulan gong dan penanda tanganan prasasti oleh Bang Buyung dan Bupati Amru Daulay.

0 comments :

Formulir Kontak