Saat Pendidikan Diabaikan

15 Jul 07 19:56 WIB
Madrasah Di T. Tinggi Terancam Tutup

Tebingtinggi, WASPADA Online
Memasuki tahun ajaran (TA) baru 2007-2008 penerimaan siswa-siswi baru di Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MAS) swasta di Kota Tebing Tinggi hampir merata terjadi penurunan cukup tinggi (signifikan), bahkan terancam tutup.

Penurunan jumlah siswa tersebut menurut salah seorang praktisi pendidikan, Ismail, S.Ag disebabkan penerimaan siswa di SLTP Negeri dan SMU Negeri di kota itu melebihi kapasitas yang tersedia.

Hal itu diperparah munculnya sekolah-sekolah negeri di kota lemang seperti sekolah MAN Pemko, SMKN 3 yang hampir 100 persen siswa SMP-SMU terserap ke sekolah negeri (dalam kota) itu.

Selain itu, kurangnya perhatian dan pembinaan pemerintah maupun Depag terhadap madrasah swasta, mengakibatkan, sekolah agama itu terkesan berjalan sendiri-sendiri. "Atau mungkin juga sebagian umat Islam kurang berminat menyekolahkan anaknya ke madrasah," ucap Ismail yang juga Kepsek MTs Guppi Tebing Tinggi kepada money loundry, Minggu (15/7).

"Kemungkinan lima atau 10 tahun ke depan MTs dan MAS di kota ini sudah tidak ada lagi alias tutup, atau bahkan tahun depan sudah meninggal," ucap Ismail dengan nada keras.

Ketika ditanya frekuensi jumlah penurunan siswa, didampingi sejumlah stafnya, Ismail mengakui penurunan terjadi merata di MTs dan MAS mencapai hampir seratus persen.

"Biasanya siswa satu rungan diisi 30 sampai 40 siswa, tetapi tahun ini terlihat sampai batas terakhir pendapftaran Sabtu (14/7), baru 6 atau 9 orang yang mendaftar."

Terhadap fenomena ini, dia mengharapkan, sudah sebaiknya pemerintah kota memperhatikan sekolah madrasah swasta yang sudah lebih dahulu ada di kota ini, bahkan bila perlu menegerikan sekolah tersebut.

0 comments :

Formulir Kontak